Skip to main content

Palestina Berduka

PBB mencatat bahwa sebanyak 1 juta warga Muslim Palestina kekurangan makanan menjelang bulan ramadhan. Mereka sedang berduka akibat kezhaliman pasukan Israel yang terus nyerang Gaza. Gue jadi ingat kejadian Gaza di tahun 2014,  dimana Israel dengan begitu kejam dan beringas tak henti-hentinya membombardir Gaza tanpa belas kasih. Kurang curang apa, Israel sudah dilengkapi teknologi perang super canggih tapi hanya berani menyerang Gaza yang lemah dan tak punya apa-apa.

Sudah berpuluh-puluh tahun warga Gaza ingin hidup tenang dan merdeka. Mereka ingin merdeka dan bebas dari gangguan penjajah. Tapi Israel yang begitu nafsu kekuasaan tak pernah berhenti mendobrak Gaza. Dan sejarah terus menerus berulang. Di Ramadhan ini Gaza kembali diserang Israel. Saya begitu tercengang melihat Gaza yang hanya wilayah kecil dan miskin, dengan fasilitas yang seadanya bisa tetap berdiri tegak walau tak henti dihantam Israel. Walau fasilitas apa adanya, tapi keberanian warga Gaza melawan zionis patut dibanggakan.

Boleh jadi para syuhada Gaza berpuasa di dunia, tapi mereka berbuka di surga Allah.

Comments

Popular posts from this blog

Sekolah Victory Plus

Tentang Sekolahku    Sekolahku bernama Sekolah Victory Plus (SVP). Sekolah ini ada di Kemang Pratama. Dibangun pada tahun 1998. Kurikulum yang dipakai sekolah ini adalah kurikulum IB (International Baccalaureate). Sekolah ini adalah sekolah internasional, berbahasa Inggris. Sekarang, Sekolah Victory Plus sudah lebih besar dan luas, dan makin berkembang dan terkenal daripada dulu. Di bawah ini, ada 2 gambar logo yaitu logo Sekolah Victory Plus (atas) dan logo IB (bawah): SVP Pledge (Janji SVP)  I Pledge to be a champion  Treating Ourselves, Each Other, and the environmental with respect I will be:  Courageous Honest  Active Moral  Positive Innovative Optimistic And Noble Program di Sekolah Victory Plus (berdasarkan tingkatan kelas)   Setiap tingkatan kelas di Sekolah Victory Plus mempunyai program masing-masing. Program tersebut hanya digunakan untuk sekolah yang menggunakan kurikulum IB. Untuk SD,...

Lokomotif CC 206

Salam KA semuanya...  Saya Naufal, penggila kereta yang luar biasa. Mungkin ada beberapa dari kalian ada yang belum tahu kalau saya penggila kereta. Kalau kamu ingin tau seputar informasi dan pengetahuan tentang kereta, kamu bisa tanya kepada saya. Sekarang, saya ingin berbagi sekilas info berbau KA.  Artikel ini bertopik khusus lokomotif. Perkeretaapian Indonesia sangaat terkenal dengan jumlah lokomotif yang sangat beraneka ragam.Mulai dari Mbah Loko Uap pada era jajahan Belanda hingga lahirnya lokomotif diesel. Lokomotif Diesel mulai beroperasi di Indonesia untuk memensiunkan loko uap dari tahun 1953. Loko tersebut adalah loko CC 200.   Hingga kini, loko diesel kerap dikembangkan oleh perusahaan kereta api Indonesia. Dan tahukah, beberapa waktu belakangan ini, telah hadir tamu baru yaitu "Lokomotif CC 206". Mengapa dibeli loko baru?  Seiring berjalannya waktu, kebutuhan perkeretaapian Indonesia terus meningkat. Lokomot...

Masjid Penuh Berkah: Saldonya Minus tapi Makmur Terus

  Sebelumnya gue kan udah pernah ngereview tentang Masjid Jogokariyan. Kalau lo liat masjidnya dari segi bangunannya, emang keliatannya gak ada yang istimewa. Bangunannya sangat sederhana. Tapi Masjid ini unik banget. Kalau Masjid lain itu kerjaannya numpukin saldo, numpukin uang sedekah orang bahkan sampai ratusan juta. Tapi masjid ini filosofinya menggunakan infak jamaah secara amanah sehingga saldonya relative kecil. Begitu ada sedekah datang langsung disalurkan semuanya sampai saldonya nol rupiah. Lagian apa sih yang perlu dibanggain kalau saldonya besar? Jama’ah Masjid itu kan infak agar tersalurkan menjadi kebaikan. Nah, belakangan ini ada Masjid yang enggak kalah kerennya. Keuangannya lebih ekstrim lagi. Kalau Jogokariyan kan dikenal sebagai saldo nol. Ada Masjid di Sragen, Jawa Tengah yang saldonya itu selalu minus. Nama Masjidnya adalah Masjid Al Falah. Masjid ini adalah Masjid transit yang arsitekturnya sederhana juga tapi manfaat untuk ummatnya benar-benar dirasakan. M...