Skip to main content

Membangun Pendidikan dan Membangun Ekonomi


Kita patut bangga dengan banyaknya pembangunan di Indonesia, dari jalan tol, mall, jembatan, rel kereta api, bandara, dll. Pembangunan-pembangunan ini akan menunjang perekonomian negara. Tapi agak disayangkan kalau perkembangan pendidikan masih agak kurang. Padahal seharusnya membangun pendidikan harus lebih didahulukan dari membangun ekonomi. Semisal, membangun perpustakaan atau membangun universitas berarti membangun rakyat-rakyat terpelajar. Kelak kaum terpelajar ini yang akan melahirkan kaum terpelajar yang pada akhirnya juga membangun ekonomi negara.

Ingat dalam Alquran sendiri ayat yang pertama kali turun, Surah Al-Alaq ayat 1-5 itu perintahnya tentang membaca dan menuntut ilmu loh. Ini saking pentingnya  pendidikan, yang harus jadi prioritas.

Foto ini adalah foto Perpustakaan Nasional yang baru. Ada di Jakarta dan ini adalah gedung perpustakaan tertinggi di dunia loh dengan 24 lantai. Semoga banyaknya perpustakaan dan fasilitas pendidikan yang modern bisa meningkatkan semangat bangsa Indonesia dalam menuntut ilmu pengetahuan. Bukan emas, tapi rakyat terdidik adalah investasi terindah.

Comments

Popular posts from this blog

Sekolah Victory Plus

Tentang Sekolahku    Sekolahku bernama Sekolah Victory Plus (SVP). Sekolah ini ada di Kemang Pratama. Dibangun pada tahun 1998. Kurikulum yang dipakai sekolah ini adalah kurikulum IB (International Baccalaureate). Sekolah ini adalah sekolah internasional, berbahasa Inggris. Sekarang, Sekolah Victory Plus sudah lebih besar dan luas, dan makin berkembang dan terkenal daripada dulu. Di bawah ini, ada 2 gambar logo yaitu logo Sekolah Victory Plus (atas) dan logo IB (bawah): SVP Pledge (Janji SVP)  I Pledge to be a champion  Treating Ourselves, Each Other, and the environmental with respect I will be:  Courageous Honest  Active Moral  Positive Innovative Optimistic And Noble Program di Sekolah Victory Plus (berdasarkan tingkatan kelas)   Setiap tingkatan kelas di Sekolah Victory Plus mempunyai program masing-masing. Program tersebut hanya digunakan untuk sekolah yang menggunakan kurikulum IB. Untuk SD,...

Lokomotif CC 206

Salam KA semuanya...  Saya Naufal, penggila kereta yang luar biasa. Mungkin ada beberapa dari kalian ada yang belum tahu kalau saya penggila kereta. Kalau kamu ingin tau seputar informasi dan pengetahuan tentang kereta, kamu bisa tanya kepada saya. Sekarang, saya ingin berbagi sekilas info berbau KA.  Artikel ini bertopik khusus lokomotif. Perkeretaapian Indonesia sangaat terkenal dengan jumlah lokomotif yang sangat beraneka ragam.Mulai dari Mbah Loko Uap pada era jajahan Belanda hingga lahirnya lokomotif diesel. Lokomotif Diesel mulai beroperasi di Indonesia untuk memensiunkan loko uap dari tahun 1953. Loko tersebut adalah loko CC 200.   Hingga kini, loko diesel kerap dikembangkan oleh perusahaan kereta api Indonesia. Dan tahukah, beberapa waktu belakangan ini, telah hadir tamu baru yaitu "Lokomotif CC 206". Mengapa dibeli loko baru?  Seiring berjalannya waktu, kebutuhan perkeretaapian Indonesia terus meningkat. Lokomot...

Masjid Penuh Berkah: Saldonya Minus tapi Makmur Terus

  Sebelumnya gue kan udah pernah ngereview tentang Masjid Jogokariyan. Kalau lo liat masjidnya dari segi bangunannya, emang keliatannya gak ada yang istimewa. Bangunannya sangat sederhana. Tapi Masjid ini unik banget. Kalau Masjid lain itu kerjaannya numpukin saldo, numpukin uang sedekah orang bahkan sampai ratusan juta. Tapi masjid ini filosofinya menggunakan infak jamaah secara amanah sehingga saldonya relative kecil. Begitu ada sedekah datang langsung disalurkan semuanya sampai saldonya nol rupiah. Lagian apa sih yang perlu dibanggain kalau saldonya besar? Jama’ah Masjid itu kan infak agar tersalurkan menjadi kebaikan. Nah, belakangan ini ada Masjid yang enggak kalah kerennya. Keuangannya lebih ekstrim lagi. Kalau Jogokariyan kan dikenal sebagai saldo nol. Ada Masjid di Sragen, Jawa Tengah yang saldonya itu selalu minus. Nama Masjidnya adalah Masjid Al Falah. Masjid ini adalah Masjid transit yang arsitekturnya sederhana juga tapi manfaat untuk ummatnya benar-benar dirasakan. M...